@Wann: wa alaikumus salama Anda muatturun sahaja SP3 di sini.
Tuesday, 31 January 2012
download sp3 disini
Pok Nik saya baru format PC saya tapi guna window xp service pack no.2, x perasan pulok hok no.2 sy guna, boleh ke tak kalau saya nok upgrade ke service pack no.3 tanpa format PC tu, ada ke patch dia dlm website? kalau ada ada pok nik bgtau saya n kalau bulih cara dio [...]
ikon desktop berubah
salam poknik .. komputer saya dh tertukar program , macam mne kita nk buat program asal tu balik ? hbis data2 dle ni xleh bukok …
Monday, 30 January 2012
Mengembalikan Data dari CD/DVD Rusak
Salah satu cara mem-backup data yang sekaligus berguna untuk mengosongkan ruang hard disk komputer Anda yang sudah sesak adalah dengan menyalinnya ke dalam cakram data (baik CD maupun DVD). Fungsi backup sebenarnya adalah demi melindungi data. Namun dengan menyalinnya ke dalam cakram data bukan berarti data Anda terjamin telah terlindungi secara total.
Setelah disalin atau dicadangkan, tentu cakram data harus selalu dirawat dan dilindungi dengan baik. Jika masih sering digunakan, dia dapat saja rusak, tergores, atau luka parah. Sedangkan apabila disimpan saja, ancaman jamur bisa menyerang.
Jika kedua hal di atas terjadi, data terancam hilang. Namun jika kondisinya tidak terlalu parah, Anda masih dapat menyelamatkannya. Caranya yakni dengan menggunakan program data recovery khusus untuk CD/DVD yang banyak tersedia (termasuk untuk keping data bara semacam Blu-ray). Yang gratisan ada, yang berbayar juga tersedia.


Menggunakan CD Recovery Tool Box ternyata sangat membantu kita dalam mengembalikan/menyelamatkan data yang tersimpan di cakram data CD/DVD yang telah rusak.
sumber : http://blog.fastncheap.com/mengembalikan-data-dari-cddvd-rusak/
Setelah disalin atau dicadangkan, tentu cakram data harus selalu dirawat dan dilindungi dengan baik. Jika masih sering digunakan, dia dapat saja rusak, tergores, atau luka parah. Sedangkan apabila disimpan saja, ancaman jamur bisa menyerang.
Jika kedua hal di atas terjadi, data terancam hilang. Namun jika kondisinya tidak terlalu parah, Anda masih dapat menyelamatkannya. Caranya yakni dengan menggunakan program data recovery khusus untuk CD/DVD yang banyak tersedia (termasuk untuk keping data bara semacam Blu-ray). Yang gratisan ada, yang berbayar juga tersedia.
- Salah satu aplikasi gratisan untuk menyelamatkan data yang bisa Anda jajal adalah CD Recovery Toolbox Free. Anda bisa mengunduhnya di www.oemailrecovery.com. Jika sudah selesai didownload, silakan instal file installernya yang bernama CDRecoveryToolBoxFree Setupexe (berukuran 650Kb).
- Setelah terinstal, aktifkan aplikasi dari menu Start sambil memasukkan CD/DVD yang hendak diselamatkan ke dalam tray CD/DVD drive. Tunggu beberapa saat hingga muncul jendela utama pada layar. Secara otomatis aplikasi ini akan mendeteksi data yang ada di dalam cakram data tersebut. Pilih nama CD/DVD yang muncul dalam layar program, lalu klik [Next].

- Pada jendela berikutnya, “Target directory”, tentukan folder untuk menyimpan data hasil penyelamatan dengan mengklik ikon bergambar folder di atas menu “Source drive”. Cari dan pilih folder simpan pada jendela Browse For Folder, lalu klik [OK]. Pastikan informasi di “Source drive” dan “Target drive” sudah benar. Klik [Next] lagi.
Program akan mendeteksi isi dalam CD/DVD, baik itu file maupun folder. Anda bisa menyelamatkan semua data yang ada dengan mencentangi direktori optik atau klik [Check All]. Jika hanya ingin menyelamatkan beberapa data saja, hilangkan centang di direktori drive optik, lalu centangi folder atau file yang dihendaki. Klik [Save].
Proses penyelamatan data akan ditunjukkan dengan munculnya jendela “Restore log” dan proses yang menunjukkan file-file yang sedang diambil kembali. File yang berhasil diselamatkan akan ditandai dengan keterangan “saved’ berwarna hijau. Jika gagal, ia akan berwarna merah.
- Pada jendela terakhir akan muncul keterangan semua file yang berhasil diambil kembali dari cakram data yang rusak. Akhiri dengan mengklik [Exit], lalu periksalah folder simpan hasil recovery apakah sudah terisi file yang berhasil diselamatkan.

Menggunakan CD Recovery Tool Box ternyata sangat membantu kita dalam mengembalikan/menyelamatkan data yang tersimpan di cakram data CD/DVD yang telah rusak.
sumber : http://blog.fastncheap.com/mengembalikan-data-dari-cddvd-rusak/
Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition
Salah satu cara untuk melindungi data yang tersimpan dalam hardisk adalah dengan melakukan backup secara teratur. Ibarat kata pepatah “sedia payung sebelum hujan”, maka kita juga harus siap dengan data backup sebelum kita menyesal karena kehilangan data-data berharga yang kita miliki. Dalam artikel kali ini saya akan mencoba membahas tentang cara membackup data pada hardisk menggunakan program Macrium Reflect Free Edition ver 4.2.
Macrium Reflect Free Edition adalah salah satu program utility yang menurut pengalaman saya terbukti cukup bagus untuk melakukan backup dan restorasi data pada hardisk. Aplikasi ini akan melakukan backup terhadap salah satu partisi atau hardisk secara keseluruhan (clone disk) kedalam bentuk image file.
Berikut beberapa fitur dari Macrium Reflect Free Edition:
Berikut ini adalah tutorial step by step backup data pada salah satu partisi hardisk menggunakan Macrium Reflect Free Edition:
Melakukan Backup Secara Terjadwal
Apabila dikehendaki adanya scheduled backup, untuk membackup data secara otomatis, maka caranya adalah sebagai berikut:
Demikianlah tutorial tentang bagaimana cara membackup data pada hardisk dengan menggunakan Macrium Reflect Free Edition ini yang dapat kita lakukan secara manual maupun secara terjadwal.
Dalam artikel sebelumnya, saya telah membahas tentang bagaimana cara membackup data pada hardisk menggunakan program Macrium Reflect Free Edition. Nah, melanjutkan artikel tersebut, dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara merestore data dari file image yang telah kita buat sebelumnya.
Terdapat 2 cara untuk me-restore data yang dapat kita jalankan yaitu sebagai berikut:
1. Restore data melalui Windows Explorer
Apabila kita hanya ingin mengembalikan suatu file atau folder tertentu saja., maka kita cukup dengan me-mounting file image tersebut menjadi sebuah virtual drive, dan selanjutnya kita tinggal buka di jendela Wndows Explorer. Restore data nantinya dapat dilakukan dengan meng-copy kan file secara manual dari virtual drive tersebut ke lokasi yang kita inginkan. Berikut langkah-langkahnya:
Opsi ini kita jalankan misalkan apabila terjadi system error dan windows tidak bisa booting. Untuk menggunakan Rescue CD sebelumnya kita harus membuat terlebih dahulu CD Rescue ini pada saat Windows masih normal, berikut langkah-langkahnya:
Macrium Reflect Free Edition adalah salah satu program utility yang menurut pengalaman saya terbukti cukup bagus untuk melakukan backup dan restorasi data pada hardisk. Aplikasi ini akan melakukan backup terhadap salah satu partisi atau hardisk secara keseluruhan (clone disk) kedalam bentuk image file.
Berikut beberapa fitur dari Macrium Reflect Free Edition:
- Dapat membuat disk image dari sebuah partisi atau hardisk
- Pembuatan disk image bisa dijalankan saat Windows sedang digunakan
- File Image dapat disimpan lewat Network, USB, Firewire drive dan DVD
- Isi File image dapat dilihat dengan Windows Explorer
- Backup data bisa dilakukan secara terjadwal
- Membuat Linux Rescue CD yang support network untuk restore data
- Support Windows XP, Windows Vista dan Windows 7, baik versi 32 bit atau 64 bit.
Berikut ini adalah tutorial step by step backup data pada salah satu partisi hardisk menggunakan Macrium Reflect Free Edition:
- Download aplikasi Macrium Free dari http://www.macrium.com
- Setelah di-install jalankan aplikasi ini, tampilan awalnya kira-kira seperti gambar dibawah, klik Backup – Create Image
- Jendela Welcome to the create image wizard akan terbuka, klik aja Next
- Selanjutnya pada menu Partition Selection kita pilih drive atau partisi yang akan kita backup. Dalam contoh ini saya akan membackup partisi C: (SYSTEM) pada Disk 2, kemudian klik Next
- Tentukan lokasi tempat penyimpanan image file (Backup Destination), dalam contoh ini saya menyimpannya di drive E: BACKUP pada Disk1, kemudian klik Next
- Pada jendela selanjutnya Complete – Imaging operation kita bisa langsung menekan tombol Finish, atau untuk melakukan pengaturan lebih lanjut klik tombol Advanced.
- Dalam menu Advanced setting ini kita bisa melakukan pengaturan bagaimana tingkat kompresi file image dibuat, disini terdapat 2 pilihan, yaitu:
- Intellegent sector copy (Recommended), yang akan membuat image file dengan hanya membackup sektor disk yang digunakan oleh file system sehingga akan menghemat ukuran file image dan mempercepat waktu backup.
- Make an exact copy (clone)of the partition(s), yang akan membackup seluruh partisi (cloning) kedalam file image.
Pengaturan lainnya adalah mengenai File Size, yaitu apabila kita berniat untuk memecah (split) file image menjadi beberapa bagian (sub file). Untuk opsi Automatic, file akan dibagi-bagi dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran maksimum file system yang digunakan oleh partisi yang akan dibackup, misalnya untuk FAT 32 maka file backup akan dibatasi sampai maksimum 4GB per file atau kalau menggunakan NTFS ukuran maksimum per filenya adalah 16 GB.
Apabila sudah selesai klik OK dan akan muncul jendela Save Option, untuk menentukan apakah backup akan dijalankan sekarang dan apakah backup job akan disimpan dalam bentuk XML Backup Definition File. Untuk opsi ini centang aja keduanya.
- Selanjutnya klik OK dan tunggu sampai proses pembuatan image file selesai. Apabila telah selesai klik OK sekali lagi dan lihatlah di folder E:IMAGE-C telah terdapat file dengan ekstention .MRIMG.
Melakukan Backup Secara Terjadwal
Apabila dikehendaki adanya scheduled backup, untuk membackup data secara otomatis, maka caranya adalah sebagai berikut:
- Jalankan Aplikasi Macrium Reflect Free, klik tab XML Definition File, klik kanan pada file XML yang telah kita buat dalam langkah no 9 diatas, klik Schedule.
- Pada jendela selanjutnya kita dapat menjadwalkan kapan scheduled backup akan dilaksanakan.
Demikianlah tutorial tentang bagaimana cara membackup data pada hardisk dengan menggunakan Macrium Reflect Free Edition ini yang dapat kita lakukan secara manual maupun secara terjadwal.
Dalam artikel sebelumnya, saya telah membahas tentang bagaimana cara membackup data pada hardisk menggunakan program Macrium Reflect Free Edition. Nah, melanjutkan artikel tersebut, dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara merestore data dari file image yang telah kita buat sebelumnya.
Terdapat 2 cara untuk me-restore data yang dapat kita jalankan yaitu sebagai berikut:
1. Restore data melalui Windows Explorer
Apabila kita hanya ingin mengembalikan suatu file atau folder tertentu saja., maka kita cukup dengan me-mounting file image tersebut menjadi sebuah virtual drive, dan selanjutnya kita tinggal buka di jendela Wndows Explorer. Restore data nantinya dapat dilakukan dengan meng-copy kan file secara manual dari virtual drive tersebut ke lokasi yang kita inginkan. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka kembali aplikasi Macrium Reflect, klik tab Restore -Explore Image.
- Pilih lokasi image file yang telah kita buat , pilih drive letter yang diinginkan sebagai virtual drive, kemudian klik OK.
- Selanjutnya buka jendela Windows Explorer, dan silahkan untuk mencari data yang akan direstore pada hardisk tersebut.
- Apabila telah selesai restore datanya, klik tab Restore – Detach Image.
Opsi ini kita jalankan misalkan apabila terjadi system error dan windows tidak bisa booting. Untuk menggunakan Rescue CD sebelumnya kita harus membuat terlebih dahulu CD Rescue ini pada saat Windows masih normal, berikut langkah-langkahnya:
- Siapkan sebuah CD kosong, buat Macrium Rescue CD, klik Other Task – Rescue CD, pada Rescue CD types pilih aja Linux .
- Klik Next, dan ikuti langkah-langkah selanjutnya untuk membuat sebuah Bootable Rescue CD.
- Apabila system crash atau saat kita hendak mengembalikan setingan system , masukan Macrium Rescue CD dan atur BIOS agar melakukan first booting lewat media CD / DVD.
- Akan muncul jendela Welcome to the image restore wizard, klik Next, selanjutnya tentukan lokasi file image, klik Next
- Pada jendela Partition Selection pilih partisi yang akan direstore, karena dalam contoh ini kita hanya memiliki 1 buah file image, maka centang aja partisi yang tersedia.
- Langkah selanjutnya, dan ini yang harus hati-hati adalah menentukan partisi mana yang akan kita overwrite dengan file image yang kita miliki. Pada contoh ini kebetulan hanya ada satu partisi (hardisk) sehingga tidak sulit untuk dipilih kemudian klik Next.
- Pada jendela berikutnya yaitu pada pilihan New Partition Type, pilih Active, kemudian klik Next.
- Selanjutnya pada opsi verify image before restoring, klik aja Yes, dan klik Next untuk melanjutkan.
- Untuk pilihan selanjutnya yaitu Restore Master Boot Record, pilih aja yang Recommended, klik Next
- Pada jendela selanjutnya klik lagi Next (pokoknya the power of Next aja dech
) dan tunggu sampai proses restorasi selesai.
- Setelah restore image berhasil, klik OK, restart komputer anda dengan klik Cancel, dan semoga berhasil…
Tuesday, 24 January 2012
Cara mudah membaiki kerosakan sistem komputer
- Pastikan anda login sebagai administrator.
- Mula-mula pergi
Start menu
>All Programs
>Accessories
>Command Prompt
. - Kemudian taip
sfc /scannow
dan tekan enter. Contoh: Screenshot. - Tunggu sehingga proses itu selesai.
- Untuk maklumat lanjut, anda boleh tonton video tutorial di atas.
- Untuk mengetahui apa itu
sfc /scannow
, anda boleh baca tutorial. - Selamat mencuba
Cara install Windows 7, Vista dan XP menggunakan usb pendrive
Seperti sedia maklum, install Windows 7, Vista dan XP menggunakan pemacu DVD memang memakan masa yang lama.
Akan tetapi, jika anda install Windows 7, Vista dan XP menggunakan usb pendrive, ia hanya memakan masa lebih kurang 10 minit sahaja.
Berikut senarai installer Windows 7 (iso format) yang boleh anda muat turun:-
Kemudian, sila muat turun perisian WinToFlash.
Selepas siap muat turun, sila tonton video tutorial di bawah akan cara-cara menggunakan perisian WinToFlash.
Selepas itu, sila jadikan usb pendrive sebagai boot pertama dengan mengakses BIOS di komputer anda.
Akhirnya, anda boleh install Windows 7, Vista dan XP menggunakan usb pendrive. Cuma cucuk usb pada port usb dan restart komputer. Siap sudah!
Taufik Mansor: Pastikan usb pendrive anda berkapasiti minimum 4gb untuk mencuba tutorial ini. Selamat mencuba.
Akan tetapi, jika anda install Windows 7, Vista dan XP menggunakan usb pendrive, ia hanya memakan masa lebih kurang 10 minit sahaja.
Berikut senarai installer Windows 7 (iso format) yang boleh anda muat turun:-
- Windows 7 Home Premium x86 SP1 (bootable) : Download
- Windows 7 Home Premium x64 SP1 (bootable) : Download
- Windows 7 Professional x86 SP1 (bootable) : Download
- Windows 7 Professional x64 SP1 (bootable) : Download
- Windows 7 Ultimate x86 SP1 (bootable) : Recommended Download
- Windows 7 Ultimate X64 SP1 (bootable) : Download
Kemudian, sila muat turun perisian WinToFlash.
Selepas siap muat turun, sila tonton video tutorial di bawah akan cara-cara menggunakan perisian WinToFlash.
Selepas itu, sila jadikan usb pendrive sebagai boot pertama dengan mengakses BIOS di komputer anda.
Akhirnya, anda boleh install Windows 7, Vista dan XP menggunakan usb pendrive. Cuma cucuk usb pada port usb dan restart komputer. Siap sudah!

Taufik Mansor: Pastikan usb pendrive anda berkapasiti minimum 4gb untuk mencuba tutorial ini. Selamat mencuba.
sumber : nok tanyo gapo@blogspot.com
overheating
bkpo laptop mudah jdi overheating bla main game? pah nk wt guano? sblum format ada tmbah ram tp main game masa ni dia x jdi overheating pla..lps frmat, overheating skmo..ada kaitan nga ram 2 ko? kalu xdop, sbb gpo?
@nickiwan: wa alaikumus salam Perkara ini terjadi setelah anda pasang RAM tambahan! Cuba keluarkan dahulu RAM berkenaan dan on laptop anda untuk memastikan adakah ia masih overheating atau tidak. Jika sudah tidak overheating, bolehlah kita andaikan puncanya disebabkan oleh tambahan RAM. Jika tetap juga overheating, mungkin anda perlu memastikan saluran udara laptop anda tidak tersumbat.
sumber : nok tanyo gapo@blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)